altimage
INTP:IJ Rp. 12.450 altimage 2,68%
22-Oct-2020 15:47
altimage
INTP:IJ Rp. 12450 altimage 2.68%
22-Oct-2020 15:47

Komite dan Pejabat di bawah Direksi

Dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya, Direksi dapat membentuk Komite yang bersifat non-struktural untuk memberikan masukan kepada Direksi perihal bidang yang menjadi lingkup kerja Komite tersebut.

Hingga 31 Desember 2019, Direksi Indocement telah membentuk Komite Keselamatan dan Komite Etika. Keberadaan Komite ini ditujukan untuk membantu Direksi membuat kebijakan dan prosedur yang berkaitan dengan Kesehatan & Keselamatan Kerja dan Lingkungan Perseroan serta membuat kebijakan dan mengawasi penerapan Indocement Code of Conduct.

KOMITE KESELAMATAN
Direksi membentuk Komite Keselamatan atau Indocement Safety Committee (I-SC) sebagai perwujudan komitmen Perseroan dalam manajemen keselamatan kerja. Komite Keselamatan berada dibawah pengawasan Direksi, dengan tujuan utama menentukan strategi pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja, mendukung dan memastikan strategi, inisiasi, dan program keselamatan dan kesehatan kerja dalam semua kegiatan Perseroan terlaksana dengan baik.

Dasar Hukum
1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenakerjaan mengamanatkan kewajiban perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja melalui penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan.
2. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja mengamanatkan kewajiban pemenuhan persyaratan keselamatan, pembinaan sebagai upaya pencegahan kecelakaan dan kebakaran serta pembentukan panitia Pembina keselamatan dan kesehatan kerja.
3. Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Pedoman Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
4. Pedoman keselamatan dan kesehatan kerja HeidelbergCement Group.
5.Surat Keputusan Direksi Nomor 011/Kpts/Dir/ITP/ IX/2019 tanggal 17 September 2019 tentang Komite Keselamatan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.

Tugas dan Tanggung Jawab Komite Keselamatan
1. Menyiapkan arah dan merumuskan strategi yang efektif dan rencana aksi yang bisa diterapkan di antara lini manajemen.
2. Menyiapkan suatu sistem keselamatan yang harmonis, serta menyelaraskan tujuan dan target, untuk mengawasi organisasi.
3. Membantu membangun semangat dan budaya yang seragam dalam meningkatkan kinerja keselamatan sejalan dengan tujuan keselamatan kelompok.
4. Memberikan dukungan yang diperlukan untuk lini manajemen untuk memastikan terlaksananya program peningkatan keselamatan Perseroan secara meluas;
5. Melakukan pengawasan terhadap kinerja keselamatan secara menyeluruh dan menentukan peluang untuk perbaikan.

Struktur Keanggotaan Komite Keselamatan
Pada 31 Desember 2019, susunan anggota Komite Keselamatan adalah sebagai berikut:

Masa Jabatan Komite Keselamatan
Keanggotaan dan masa jabatan Komite Keselamatan melekat pada jabatan, sehingga tidak terdapat batasan waktu keanggotaan di Komite.

Rapat Komite Keselamatan
Komite Keselamatan wajib mengadakan rapat setidaknya empat kali dalam setahun. Sepanjang 2019, Komite Keselamatan menyelenggarakan rapat sebanyak empat kali, dengan rincian sebagai berikut:

Laporan Pelaksanaan Tugas
1. Melaksanakan BOD SHE Walk sebanyak dua kali;
2. Memfasilitasi Pengadaan Aplikasi SHE On My Hand berbasis android;
3. Melakukan Evaluasi Program Clean Site/Safe Site;
4. Melakukan Evaluasi Kebakaran Coal Mill P9;
5. Evaluasi Program MHR;
6. Evaluasi Kebakaran Plant 14;
7. Evaluasi Fasilitas K3 Transporter;
8. Evaluasi Kinerja K3 Pabrik (Kebakaran BC Mining Citeureup dan Warehouse Cirebon);
9. Evaluasi Kinerja K3 Transporter; dan
10. Implementasi Safety Conversation.

 

KOMITE ETIKA
Direksi membentuk Komite Keselamatan Etika untuk memastikan bahwa Pedoman Etika telah dilaksanakan dengan baik pada setiap jenjang organisasi. Komite Etika berada dibawah pengawasan Direksi, dengan tujuan utama untuk melakukan pengawasan dan mengumpulkan informasi pelaksanaan Pedoman Etika.

Dasar Hukum
1. Anggaran Dasar Perseroan
2. Keputusan Direksi Nomor 007/Kpts/ITP/V/2006 tanggal 30 Mei 2006 perihal Kebijakan Etika Karyawan

Struktur dan Komposisi Komite Etika
Pada 31 Desember 2019, struktur dan komposisi Komite Etika adalah sebagai berikut:

Anggota tidak tetap ditentukan oleh Ketua Komite Etika untuk masa jabatan tertentu.

Tugas dan Tanggung Jawab Komite Etika
1. Melakukan pengawasan dan mengumpulkan informasi pelaksanaan Pedoman Etika.
2. Menetapkan adanya dugaan pelanggaran Pedoman Etika.
3. Mengundang pihak yang diduga melakukan pelanggaran, pihak yang memberikan informasi dan/ atau saksi, atau pihak lain yang turut serta dalam proses penyelidikan/investigasi/penindakan.
4. Melakukan investigasi/penyelidikan dan melaksanakan penindakan/persidangan untuk memutuskan dan menyelesaikan kasus pelanggaran Pedoman Etika.
5. Penetapan sanksi dari Komite Etika diberikan melalui pimpinan tertinggi di Direktorat, atau Unit Operasi/Plant/ Division kepada pihak yang melakukan pelanggaran Pedoman Etika sesuai peraturan yang berlaku.

Rapat Komite Etika
Sepanjang 2019, Komite Etika telah melaksanakan satu kali Rapat yaitu pada tanggal 11 Februari 2019, yang dihadiri oleh seluruh anggota Komite Etika.

Laporan Pelaksanaan Tugas Komite Etika
1. Melakukan sosialisasi Kebijakan Etika Indocement di tiga lokasi Kompleks Pabrik.
2. Menegaskan komitmen pelaksanaan Kebijakan Etika Indocement kepada Karyawan melalui penandatanganan surat pernyataan komiten kepatuhan terhadap Etika Perseroan.
3. Melakukan pengawasan atas pelaksanaan kebijakan etika Perseroan.

Sepanjang 2019, tidak terdapat pelanggaran terhadap Kebijakan Etika Perseroan.

Indocement, Produsen Semen Tiga Roda dan Semen Rajawali