altimage
INTP:IJ Rp. 12.000 altimage 0,84%
20-Oct-2020 18:11
altimage
INTP:IJ Rp. 12000 altimage 0.84%
20-Oct-2020 18:11

Organisasi dan Keanggotaan Direksi

Memenuhi ketentuan POJK No. 33 yang mengatur bahwa:
1. Direksi paling kurang terdiri dari dua orang anggota Direksi;
2. Satu di antara anggota Direksi diangkat menjadi Direktur Utama;

Pada tanggal 31 Desember 2019, jumlah anggota Direksi Indocement adalah sembilan orang, terdiri dari satu orang Direktur Utama, satu orang Wakil Direktur Utama, dan tujuh orang Direktur.

Board Charter mengatur soal kewarganegaraan anggota Direksi, yaitu bahwa Anggota Direksi Indocement dapat berasal dari warga negara Indonesia maupun warga negara asing yang memenuhi persyaratan untuk menjadi anggota Direksi Perseroan sebagaimana ditetapkan dalam Board Charter dan ketentuan-ketentuan lainnya yang berlaku.

Persyaratan Anggota Direksi
Kriteria umum anggota Direksi Indocement  antara lain adalah:
1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik;
2. Cakap melakukan perbuatan hukum;
3. Dalam lima tahun sebelum pengangkatan dan selama menjabat:
   a. tidak pernah dinyatakan pailit;
   b. tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit;
   c. tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan negara dan/ atau yang berkaitan dengan sektor keuangan; dan
   d. tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan Komisaris yang selama menjabat:
      i) pernah tidak menyelenggarakan RUPS tahunan;
     ii) pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah tidak memberikan pertanggungjawaban sebagai anggota
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris kepada RUPS; dan
    iii) pernah menyebabkan perusahaan yang memperoleh izin, persetujuan, atau pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan tidak memenuhi kewajiban menyampaikan laporan tahunan dan/atau laporan keuangan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
4. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan perundang-undangan;
5. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang dibutuhkan Perseroan.

Masa jabatan  anggota  Direksi  berakhir  apabila yang bersangkutan:
1. Mengundurkan diri;
2. Meninggal dunia;
3. Masa jabatannya berakhir;
4. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS
5. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota Direksi berdasarkan peraturan perundang- undangan yang berlaku.

Anggota Direksi dapat mengundurkan diri dari jabatannya sebelum masa jabatannya berakhir dengan cara menyampaikan permohonan pengunduran diri kepada Perseroan. Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS untuk memutuskan permohonan pengunduran diri anggota Direksi tersebut paling lambat 90 hari setelah diterimanya permohonan pengunduran diri dimaksud.

RUPS dapat mengangkat seseorang untuk mengisi jabatan anggota Direksi yang diberhentikan dari jabatannya dan atau untuk mengisi jabatan anggota Direksi yang kosong karena mengundurkan diri, meninggal dunia atau tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota Direksi berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Susunan, Jumlah dan Komposisi Direksi
Komposisi dan jumlah anggota Direksi ditetapkan oleh RUPS dengan memperhatikan visi, misi, dan rencana strategis Perseroan untuk memungkinkan pengambilan keputusan yang efektif, tepat dan cepat, serta dapat bertindak secara independen.

Komposisi Direksi Indocement per tanggal 31 Desember 2019 berjumlah sembilan orang, dengan susunan sebagai berikut:

Independensi Anggota Direksi
Independensi masing-masing anggota Direksi Indocement adalah sebagaimana diilustrasikan dalam tabel hubungan afiliasi sebagai berikut:

Profil Anggota Direksi

Christian Kartawijaya, Direktur Utama
Warga negara Indonesia, usia 53 tahun dan berdomisili di Jakarta, adalah Direktur Utama Indocement sejak 1 Mei 2014 dan diangkat kembali sebagai Direktur Utama berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Perseroan tanggal 4 Juni 2018. Sebelumnya beliau adalah Direktur Keuangan dan Deputi Direktur Keuangan Perseroan dan menjabat sampai 2010. Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Trisakti, Jakarta, pada 1989, Master of Business Administration di bidang Keuangan dari San Diego State University, San Diego, California, pada 1994 dan M.A.C.E., SWBTS, Fort Worth, Texas, Amerika Serikat, pada 2013. Beliau memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Pengendali.

Franciscus Welirang, Wakil Direktur Utama
Warga negara Indonesia, usia 68 tahun dan berdomisili di Jakarta, bergabung dengan Indocement sejak 1992, menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Indocement sejak 10 Mei 2011 dan diangkat kembali sebagai Wakil Direktur Utama berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Perseroan tanggal 4 Juni 2018. Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk., Komisaris PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk., dan PT Unggul Indah Cahaya Tbk., Ketua Umum Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (APTINDO), Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Periode 2014 - 2017, Ketua Komite Tetap Ketahanan Pangan KADIN Indonesia, Ketua DPN APINDO, Anggota Dewan Pengarah The Nature Conservancy Indonesia, Anggota National Steering Committee Global Enviroment Fund, Badan Pengarah Perhimpunan Filantropi Indonesia, dan Anggota Dewan Penasehat Asosiasi Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia. Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (2009-2013) dan Komisaris Utama PT Bursa Efek Surabaya (2001-2007). Beliau meraih gelar Diploma bidang Teknik Kimia dari South Bank Polytechnic, London, Inggris, pada 1974. Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Pengendali.

Hasan Imer, Direktur
Warga negara Turki, usia 66 tahun dan berdomisili di Jakarta, adalah Direktur Indocement sejak 1 September 2008 dan diangkat kembali sebagai Direktur berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Perseroan tanggal 4 Juni 2018. Sebelumnya beliau adalah Manajer Proyek dan Investasi di Akpansa’s Qanakkale Plant (HeidelbergCement Group) Turki pada 1988, dengan jabatan terakhir sebagai Manager of Plant and Second Kiln Line Project. Beliau juga pernah menjabat sebagai Koordinator Wilayah Asia di HeidelbergCement Technology Center, Jerman, pada 2001-2004. Beliau meraih gelar Bachelor of Science jurusan Teknik Mesin pada 1979 dari Yildiz Technical University, Istanbul, Turki.Beliau memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Pengendali.

Ramakanta Bhattacharjee, Direktur
Warga negara Bangladesh, usia 54 tahun dan berdomisili di Jakarta, adalah Direktur Indocement sejak 27 November 2012 dan diangkat kembali sebagai Direktur berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Perseroan tanggal 4 Juni 2018. Sebelum bergabung dengan Indocement, beliau menjabat sebagai Deputy Managing Director HeidelbergCement Bangladesh Ltd. Beliau meraih gelar Bachelor of Science jurusan elektrikal dan teknik elektro dari Chittagong University of Engineering and Technology pada 1988 dan Master of Business Administration & Management pada 1994 dari Southeastern University, London, Inggris. Beliau memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Pengendali.

Troy Dartojo Soputro, Direktur Independen
Warga negara Indonesia, usia 55 tahun dan berdomisili di Jakarta, adalah Direktur Indocement sejak 4 Desember 2015 berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa Perseroan tanggal 4 Desember 2015 dan diangkat kembali sebagai Direktur berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Perseroan tanggal 4 Juni 2018. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Sales and Marketing Division Manager Indocement. Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Atmajaya, Yogyakarta pada 1988 dan gelar Master of Business Administration dari University of Portland, Oregon, Amerika Serikat pada 1991.

David Jonathan Clarke, Direktur
Warga negara Inggris, usia 46 tahun dan berdomisili di Tangerang, adalah Direktur Indocement sejak 1 Januari 2017. Sebelumnya Beliau adalah Direktur Pajak dan Perbendaharaan Hanson UK. Beliau menghabiskan awal karirnya sebagai akuntan di PwC sebelum pindah ke BDO Stoy Hayward LPP sebagai manajer senior pajak. Beliau meraih gelar Master of Accounting and Finance dari Aberystwyth University pada 1996 serta merupakan akuntan bersertifikasi. Beliau memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Pengendali.

Oey Marcos, Direktur
Warga negara Indonesia, usia 47. Beliau bergabung dengan Indocement pada 2002. Sebelumnya beliau pernah bekerja sebagai General Manager of Finance & Accounting pada Sugar Group Companies di Lampung, auditor eksternal di kantor Akuntan Publik Prasetio, Utomo & Co. (anggota Arthur Andersen) dan menjabat berbagai posisi managerial di Indocement dan juga sebagai Direktur dan Komisaris di beberapa anak perusahan. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi  pada 1994 dari Universitas Trisakti, Jakarta, dan gelar Master of Management bidang Bisnis Strategik pada 2013 dari Institute of Business and Management Prasetia Mulya, Jakarta. Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Pengendali.

Benny S. Santoso, Direktur
Warga negara Indonesia, usia 62 tahun dan berdomisili di Jakarta, adalah Direktur Indocement sejak 15 Juni 1994 dan diangkat kembali sebagai Direktur berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Perseroan tanggal 4 Juni 2018. Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. Beliau juga menjabat sebagai Komisaris PT Indofood Sukses Makmur Tbk., Direktur Non-Eksekutif First Pacifi Co. Ltd, dan anggota Dewan Penasihat Philippines Long Distance Telephone Company (PLDT). Beliau meraih gelar Diploma Bisnis pada 1981 dari Ngee Ann College, Singapura. Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Pengendali.

Juan Francisco Defalque, Direktur
Warga Negara Belgia, usia 56 dan berdomisili di Singapura, adalah Direktur Indocement sejak 10 Mei 2016 berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan tanggal 10 Mei 2016. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Head of Heidelberg Technological Center Indonesia sampai dengan 2015. Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Direktur Manufacturing and Engineering, Direktur HTC Asia-Pacific. Beliau meraih gelar Master dalam bidang Mining Engineering dari Catholic University of Louvain-la-Neuve, Belgia pada 1987.Beliau memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Pengendali.

Indocement, Produsen Semen Tiga Roda dan Semen Rajawali