altimage
INTP:IJ Rp. 19.675 altimage -0,38%
13-Dec-2018 17:04
altimage
INTP:IJ Rp. 19675 altimage -0.38%
13-Dec-2018 17:04

Self-Assessment Penerapan GCG

Indocement didirikan dengan visi yang besar sebagai perusahaan utama di bisnis semen di Tanah Air. Sejak awal pendiriannya, manajemen Perseroan telah meyakini bahwa visi tersebut hanya akan terwujud jika perusahaan dikelola secara profesional dan terbebas dari kepentingan pihak tertentu. Untuk itu, aspek tata kelola perusahaan dan pengawasan menjadi aspek yang sangat penting dalam operasional Perseroan.

Secara resmi, fungsi pengawasan di Indocement dilakukan sejak tahun 1988 dengan dibentuknya Divisi Internal Audit yang berada di bawah Finance and Accounting Division. Dan sejak tahun 1992, Divisi Internal Audit menjadi Divisi yang mandiri dan langsung bertanggung jawab kepada Direksi.

Pada 5 Desember 1989 Perseroan melakukan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia dan bersamaan dengan itu, Perseroan memiliki organ Sekretaris Perusahaan.

Setelah menjadi perusahaan terbuka, Perseroan terus melengkapi organ tata kelolanya. Pada 6 Desember 2001, Perseroan membentuk Komite Audit berdasarkan surat keputusan Dewan Komisaris No.011/Kpts/Kom/ITP/XII/2001, yang kemudian disusul dengan pembentukan Komite Kompensasi yang dibentuk pada 26 Juni 2003 berdasarakan surat keputusan Dewan Komisaris No. 006/Kpts/Kom/ITP/VI/2003. Komite Kompensasi berganti nama menjadi Komite Nominasi dan Remunerasi berdasarkan penetapan yang dituangkan dalam surat keputusan Dewan Komisaris No. 005/Kpts/Kom/ITP/V/2015 tanggal 26 Juni 2003.

Sejalan dengan perkembangan peraturan perundang-undangan yang berlaku, tahun 2015, Indocement melengkapi struktur tata kelolanya. Pelaksanaan tugas Direksi dan Dewan Komisaris telah dilengkapi dengan pedoman bagi Direksi dan Dewan Komisaris yang dituangkan dalam Board Charter, sebagaimana ditetapkan oleh Dewan Komisaris dalam Surat Keputusan No. 012/Kpts/ITP/XII/2015 tanggl 4 Desember 2015.

Pada 2016, disusun Piagam Internal Audit, yang menjadi pedoman bagi Internal Audit untuk melakukan tugas dan kewajibannya.

PENILAIAN GCG

Perseroan berkomitmen menerapkan praktik GCG secara konsisten dan berkesinambungan, hal ini bertujuan untuk menguatkan daya saing Perseroan, memaksimalkan nilai, serta meningkatkan efektifitas dan efisiensi Perseroan dalam mengelola sumber daya dan risiko. Penerapan GCG juga dimaksudkan untuk meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan bahwa Perseroan dapat beroperasi serta berkembang secara berkelanjutan.

Wujud komitmen GCG Perseroan tersebut dijalankan dengan melakukan penilaian terhadap implementasi GCG Perseroan untuk mengukur tingkat kepatuhan GCG secara berkelanjutan dan menjadi dasar pelaksanaan improvement implementasi GCG Perseroan.

Sejak 2013, Perseroan telah melakukan pengukuran penilaian GCG dengan metode self assessment dan menggunakan kriteria ASEAN Corporate Governance Scorecard.

Self assessment dilaksanakan oleh Corporate Secretary and Legal Affairs Division yang hasilnya digunakan untuk keperluan internal dalam meningkatkan kualitas penerapan GCG di Perseroan. Hasil self assessment GCG Indocement menunjukkan peningkatan dari 85,31% di 2016 menjadi 89,67% di 2017.

43 Tahun Membangun Indonesia KOKOH